HARI DISABILITAS INTERNASIONAL (HDI) Oleh : DODI AHMAD KURTUBI

Seperti kita ketahui bahwa setiap tahun diperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) pada tanggal 3 Desember yang telah ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 1992. Pada tahun 2006 Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengesahkan Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas (UNCRPD) yang hingga saat ini telah diratifikasi oleh 164 negara, termasuk Indonesia. Menurut UNCRPD, disabilitas merupakan hasil interaksi antara keterbatasan fungsi individu (mobilitas, penglihatan, pendengaran dan komunikasi) dengan kondisi lingkungan sekitar yang menghambat partisipasi aktif dan efektif dalam masyarakat. Artinya, individu yang memiliki keterbatasan fungsi (impairment) akan menjadi disabilitas ketika berhadapan dengan hambatan lingkungan (disabled), seperti fasilitas yang tidak aksesibel, tidak tersedianya alat bantu atau persepsi negative masyarakat. Dengan kata lain, disabilitas tidak sama dengan diagnosa medis yang menjelaskan kondisi keterbatasan fungsi, tetapi lebih menjelaskan bagaimana individu dapat berfungsi dalam lingkungnnya.

PEMBERDAYAAN WKSBM DI KABUPATEN PELALAWAN Oleh ALFRIDA JULINA, SH, MSi

Pekanbaru, Dinsos-MC. Wahana Kesejahteraan Sosial berbasis Masyarakat (WKSBM) sangat diperlukan karena merupakan salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Pertumbuhan WKSBM di berbagai daerah, namun keberadaannya belum sepenuhnya menyentuh program-program usaha kesejahteraan sosial yang menjadi harapan masyarakat. Oleh karena itu WKSBM tersebut membutuhkan pendampingan untuk memperkuat dan mengembangkan kedudukan serta perannya.

REFLEKSI 11 TAHUN TENAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL KECAMATAN (TKSK)

Pada tanggal 9 Oktober 2009 tepat 11 tahun yang lalu dimulai pembentukan apa yang dinamakan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) oleh Departemen Sosial/Kementerian Sosial Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial. Seperti kita ketahui bahwa pada kurun waktu tahun 90-an Departemen Sosial pada saat itu menugaskan Petugas Sosial Kecamatan (PSK) sebagai Penyelenggara Pembangunan Kesejahteran Sosial yang berkedudukan di Kecamatan.

PERINGATAN HARI PAHLAWAN DIBALIK PANDEMI Oleh ALFRIDA JULINA, SH, MSi

Memperingati Hari Pahlawan setiap tahun yang jatuh pada tanggal 10 November setiap tahun. Hal ini adalah untuk mengenang kembali jasa dan perjuangan para pahlawan yang telah berjuang untuk mengusir penjajah dari bumi Indonesia, puncaknya pada peristiwa heroik di Surabaya tahun 1945 banyak korban yang berjatuhan.

Peringatan Hari Pahlawan di TMPN Kusuma Dharma tetap berjalan khidmat di tengah Covid-19

Pekanbaru, Dinsos – MC. Peringatan Hari Pahlawan Nasional 2020 berbeda dengan tahun lalu, sebab momen bersejarah tahun ini diperingati saat pandemi Covid-19. Adapun tema Hari Pahlawan tahun ini adalah PAHLAWANKU SEPANJANG MASA”. Apa yang telah dilakukan para pahlawan diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi masyarakat untuk meneruskan perjuangan. Kalau dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti : kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal dan termasuk berjuang melawan pandemi Covid-19 yang saat ini melanda dunia.

Bookmakers bonuses with gbetting.co.uk website.