https://prokompim.setda.pekalongankab.go.id/bin/
https://filkom.binabangsa.ac.id/public/img/
https://sikaka.bekasikab.go.id/anjab/assets/893ds5cc/
https://sikaka.bekasikab.go.id/anjab/assets/thailand/
https://e-guru.id/khusus/vendor/gacor/
https://sikaka.bekasikab.go.id/anjab/assets/macau/
http://biroumumjatim.id/sipeno/public/sta/
https://sikaka.bekasikab.go.id/anjab/assets/gacor/
http://aset.bandaacehkota.go.id/vendor/mpo/
https://sikaka.bekasikab.go.id/anjab/assets/maxwin/
https://moiwarroom.dopa.go.th//ith-dev/module/member/user_avatar/
https://career.nusamandiri.ac.id/dist/gacor/
https://sidafid.disperindag.sultengprov.go.id/vendor/berkah/
https://dprd.metrokota.go.id/media/login/
pg slot
slot jp
dora77
dewadora
dimtoto
HARI ANAK NASIONAL (Anak Terlindungi Indonesia Maju)

YUK PERBAIKI PELAYANAN PUBLIK DI INDONESIA

HARI ANAK NASIONAL (Anak Terlindungi Indonesia Maju)

Setiap tanggal 23 Juli Masyarakat Indonesia Memperingati Hari Anak Nasional yang dicetuskan oleh Bapak Soeharto, Presiden RI Ke 2. Hal ini sebagai bentuk keinginan beliau untuk melihat anak-anak Indonesia sebagai aset Bangsa dan Generasi Penerus Bangsa. Pada tanggal 23 Juli 1979 Pemerintah mengesahkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak, kemudian pada tahun 1984 Presiden Soeharto menetapkan tanggal itu sebagai Hari Anak Nasional.

Hari Anak Nasional (HAN) merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap salah satu kelompok yang sangat rentan yaitu kelompok anak-anak. Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli setiap tahun sebagai bentuk kepedulian Bangsa Indonesia agar anak-anak terlindungi dan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dengan mendorong keluarga yang mengambil peran utama dalam memberikan perlindungan.

Sesuai dengan tema Hari Anak Nasional tahun 2022 adalah “Anak Terlindungi Indonesia Maju”, Sementara sub tema yang diangkat adalah “Peduli Pascapandemi Covid 19”, “Anak Tangguh Pascapandemi Covid 19” dan “Anak Tangguh, Indonesia Lestari”. Peringatan ini dilakukan untuk memberi penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak anak. Hak anak adalah hak hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Peringatan Hak Anak Nasional merupakan momentum penting untuk mengubah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa Indonesia dalam menjamin pemenuhan hak anak.

Tujuan peringatan Hari Anak Nasional 2022 adalah sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa. Selain itu ada beberapa tujuan khusus perayaan Hari Anak Nasional 2022 yaitu :

1. Memberikan pemahaman bahwa anak merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa dan karenanya anak harus memiliki bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan keterampilan, jiwa dan semangat kebangsaan serta kesegaran jasmani agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang berbudi luhur, bersusila, cerdas dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian upaya pembinaan anak perlu pula diarahkan untuk menguggah dan meningkatkan kesadaran akan hak, kewajiban dan tanggung jawab kepada orang tua, masyarakat, bangsa dan negara.

2. Mendorong pemerintah, pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga kemasyarakatan, dunia pendidikan dan media massa menjadi leading sector untuk melakukan kerja-kerja aktif yang berimplikasi terhadap tumbuh kembang anak dengan cara melakukan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

3. Mendorong terwujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030.

4. Meningkatkan peran keluarga dalam pengasuhan positif.5. Menurunkan angka kekerasan terhadap anak.6. Mencegah dan menurunkan angka pekerja anak atau anak yang diekploitasi secara ekonomi.7. Memastikan anak tetap mendapatkan hak belajar, bermain dan bergembira pasca pandemi COVID-19 sehingga tidak menjadi perkawinan di usia anak.

Filosofi logo Hari Anak Nasional 2022 adalah sebagai berikut :


1. 3 (tiga) anak yang memegang bendera merah putih setiap anak termasuk anak disabilitas memiliki impian (cita-cita) yang dapat diraih dengan doa, semangat dan dukungan keluarga. Anak sebagai generasi penerus bangsa, perlu didukung dan dilindungi, agar tumbuh sebagai manusia dewasa menjadi yang berjiwa Pancasila dibawah naungan sangsaka merah putih.


2. Warna Merah dan Putih Menjadi kebersamaan dan nasionalisme anak-anak Indonesia untuk tetap kreatif dan bersemangat tetap saling mendukung dalam melewati masa sulit.


3. Garis berwarna abu situasi pasca pandemi COVID-19, yang berdampak pada dunia anak dengan perubahan pola hidup, tetap harus diupayakan terpenuhinya haknya, bergembira dan penuh kreativitas, dalam perlindungan keluarga.

Banyak harapan yang tertumpu pada anak-anak Indonesia. Anak-anak Indonesia saat ini memegang peranan strategis ketika 100 tahun Indonesia merdeka ditahun 2045 nanti.
Oleh karena itu, calon-calon pemimpin bangsa ke depan diharapkan menjadi generasi emas yang cerdas, sehat, unggul, berkarakter dan penuh suka cita yang bersendikan kepada nilai-nilai moral yang kuat.

Di tengah harapan tercipta generasi emas, Indonesia juga di hadapkan berbagai kasus kekerasan terhadap anak yang masih lekat dalam ingatan publik tentang kasus ibu kandung yang menganiaya bayi berusia 5 bulan hingga tewas di Surabaya, JawaTimur. Kemudian terbaru, kasus bully terhadap bocah sekolah dasar di Tasikmalaya, Jawa Barat yang berujung kematian, dan peristiwa anak yang dirantai oleh orang tuanya di Bekasi Jawa Barat.

Pemerintah menekankan pentingnya melakukan tindakan preventif dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak tidak hanya dalam menangani dan menyelesaikan kasus yang sudah terjadi saja tanpa menyelesaikan akar permasalahannya. Pemerintah terus berupaya keras melakukan berbagai kegiatan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tindak kekerasan dan cara menghadapinya.

Hari Anak Nasional hendaknya dimanfaatkan untuk mensosialisasikan, menggelorakan dan mengaplikasi pentingnya kerja sama semua pihak untuk memberikan perhatian khusus kepada anak. Yang paling penting dalam upaya perlindungan anak adalah optimalisasi kerja-kerja kolaboratif dan sinergi lintas sektor “Isu perlindungan anak itu sangat lintas sektor sehingga semua pihak harus bekerja sama, semua pihak harus kolaborasi agar kualitas perlindungan anak ke depan semakin baik.

Payung hukum yang dibuat Pemeritah adalah Undang-Undang Nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, ada 9 (sembilan) jenis tindak pidana kekerasan seksual yang juga dapat berpotensi terjadi pada anak, untuk itu Pemerintah berkoordinasi dengan berbagai pihak lain seperti organisasi kemasyarakatan dan juga Kementrian/Lembaga dalam upaya menekan jumlah kasus kekerasan terhadap anak khususnya kekerasan seksual.

Untuk itu, perlu dilakukan upaya perlindungan untuk mewujudkan kesejahteraan anak dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-haknya tanpa adanya perlakuan diskriminatif. Dalam hal menjamin seorang anak agar kehidupannya dapat berjalan dengan normal, maka negara telah memberikan payung hukum yakni Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Makna “Anak Terlindungi” mempunyai arti yang luas, bahwa semua elemen (Pemerintah, Pemerintah Daerah, Masyarakat dan Keluarga/Orang Tua) mempunyai kewajiban dan tanggung jawab yang sama sesuai dengan peran masing-masing dalam mengawal dan mengamalkan Undang- Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2022 tentang Perlindungan Anak. Bahwa peringatan Hari Anak Nasional tidak saja hanya acara seremonial saja, tetapi dapat diimplementasikan secara konkrit dalam kehidupan sehari-hari.

1. Tanggung Jawab Negara, Pemerintah dan Pemerintah Daerah Pemerintah, dan pemerintah daerah menjamin perlindungan, pemeliharaan, dan kesejahteraan anak dengan memperhatikan hak dan kewajiban orang tua, wali, atau orang lain yang secara hukum bertanggung jawab terhadap anak, mengawasi penyelenggaraan perlindungan anak, menjamin anak untuk mempergunakan haknya dalam menyampaikan pendapat sesuai dengan usia dan tingakat kecerdasan anak, serta kewajiban dan tanggung jawab, yang paling penting adalah menyelenggarakan pendidikan dasar minimal 9 (sembilan) tahun untuk semua anak dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak untuk memperoleh pendidikan serta memberikan biaya pendidikan atau bantuan cuma-cuma atau pelayanan khusus bagi anak kurang mampu, anak terlantar, dan anak yang tinggal di daerah terpencil.

2. Kewajiban dan Tanggung Jawab Masyarakat Peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan perlindungan anak dilaksanakan dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan, akademis, dan pemerhati anak. Sehingga dalam hal ini organisasi masyarakat, akademis dan pemerhati anak sudah seharusnya turun lansung kelapangan melakukan pencegahan dengan banyak melakukan edukasi dalam hal perlindungan kepada anak, sehingga kasus-kasus kejahatan terhadap anak (terutama kejahatan seksual) yang akhir-akhir ini banyak menghantui kita bisa diminimalisir.

3. Kewajiban dan Tanggung Jawab Orang Tua
Kewajiban dan tanggung jawab kepada orang tua dalam hal perlindungan kepada anak, mengasuh, memelihara, mendidik, dan melindungi anak, menumbuh kembangkan anak sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minatnya, mencegah terjadinya perkawinan pada usia anak dan memberikan pendidikan karakter dan penanaman nilai budi pekerti pada anak. Karena pada kenyataannya orang tualah yang paling dekat dengan sang anak dalam kesehariannya yang secara lansung memantau pertumbuhan fisik dan psikis sang anak dan memantau pergaulan keseharian sang anak.

Mudah-mudahan dengan adanya peraturan ini kondisi kehidupan anak di Indonesia lebih terlindungi dan dapat mewujudkan kesejahteraannya dan terjamin dalam pemenuhan hak-haknya tanpa diskriminatif.

Penulis : Dodi Ahmad Kurtubi

Referensi :Arif Gosita, 1989, Permasalahan Pelindungan Anak, Akademi Presindo JakartaMaidin Gultom, 2008,Perlindungan Hukum Terhadap Anak Dalam Sistem Peradilan Anak Indonesia, Refika Aditama, BandungMuhammmad Farid, 2000 Eksploitasi Seksual Komersial Anak, Tantangan Bagi Indonesia Dalam Seandainya Aku Bukan Anakmu, Potret Kehidupan Anak IndoensiaPenerbit Kompas, Jakarta. https:/www-pn-palopo.go.id

Bookmakers bonuses with gbetting.co.uk website.